Archive for August, 2007

Gas

Wednesday, August 15th, 2007

Akhir-akhir ini anak-anak 28, khususnya kelas XII, lagi hobi main yang namanya "gas". Permainan ini cukup berbahaya tapi mengasyikkan dan menggugah adrenalin, melatih kekuatan otot tangan dan menciptakan kekompakan kelas. Melihat hal ini, para pengajar di SMA 28 sepakat untuk melegalkan mainan ini. Berikut pendapat mereka;
a. Eliza; gas adalah permainan yang cukup berbahaya, namun, pada hakikatnya permainan ini amat diperlukan oleh sekelompok pelajar SMA dalam menunjang persatuan dan kesatuan kelas.
b. Darwati; Untuk melaksanakan kegiatan gas adalah tanggung jawab sekelompok siswa, dikarenakan tanpa kekompakan dalam kelompok tersebut, gas tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
c. Ida; gas dapat menyebabkan impotensi, gangguang menghamilkan, tetapi sangat baik untuk menciptakan kekompakan antar pelajar. maka lakukanlah!

kembali ke topik kita, Gas…
saya adalah lelaki lugu, ramah dan senang tersenyum. yang pada saat itu, saat istirahat kedua sedang memakai kacamata biru. dengan sopan masuk ke kelas yang bernama "XII IPA 3". saat itu gue masuk dan mengobrol dengan cewek bernama Rara, ia tampak ketakutan karena akan menghadapi tes formatif Kimia, saya pun datang untuk menenangkannya.
kemudian, sekarang ga usah pake bahasa yang sopan ya?
hm…
kemudian pas gue pengen ninggalin kelas itu, tiba-tiba ada setumpukan lelaki bau keringat berdiri mencegat pintu, dengan begitu gue pun ga bisa keluar. saat itu gue berpikir positip dengan berpikir mereka menyukai gue. tatapi pikiran itu berubah setelah tumpukan lelaki berbau keringat itu tersenyum licik seperti kanibal, dan seolah gue adalah daging lezat ganteng yang siap mereka santap. lalu tumpukan lelaki berbau keringat itu perlahan mendekati gue, gue pun mempertanyakan apa yang mereka pikirkan. sepertinya, selain gue mencium bau keringat, gue juga mencium bau kejahatan.

lalu…
tiba-tiba mereka menyerang gue, dengan bau keringatnya, mereka menyelengkat gue, ada yang memegang tangan gue, ada yang megang kaki gue. dan saat itu juga, siapalah gue untuk menjadi gas mereka. kaki mereka arahkan ke "gajah kecil berurat" saya dan seketika itu pun mereka tekan (seolah meng-gas). aaaaaaaahhhh…

siksaan pun belum selesai, karena selain di gas, kolor gue pun di tarik kenceng ke atas, sampe kolor gue nyelip dalem-dalem, ampe masuk ke lobangnya. bentuk kolornya nya udah ga segitiga lagi, tapi udah kaya tali rafia saking melejitnya. Anjrit! nyelipnya dalem banget, ampe susah gue nariknya, kan ga enak klu kolor nyelip (konyel). saat itu pun GT-Men tidak lagi menjadi kolor anti-selip.

setelah di gas, gue kembali ke kelas dengan rasa malu yang mendalam, argh… gue diperjakain di depan umum. gue memegang kepala sambil menyesal, dan mentok-mentokin ke meja (yang ini boong).

pokoknya, hati-hati dengan XII IPA 3, dan ingat gue masih menyimpan dendam mendalam terhadap kelas tersebut, salah satu dari kalian pasti akan gue gas bersama teman-teman gue!

Bambu Runcing

Thursday, August 9th, 2007

Setelah berhasil beranjak ke kelas XII, akhirnya gue ditempatkan di kelas XII IPA 2, sesuai dugaan gue. Waktu kelas XI, gue selalu menebak-nebak, pasti nanti gue ke XII IPA 2 deh. eh taunya bener. jadi gue 4, 3 dan 2. Yaitu: X-4, XI-IPA-3 dan XII-IPA-2. wah keren.

Kelas gue yang sekarang namanya Bambu Runcing

Tante Rosmida: Wah nama yang bagus, kepanjangannya apa sih? tante jadi gatel pingin tau (sambil garuk-garuk).
Gue: hm… udah ga jaman kepanjangan-kepanjangan kelas itu Tant, basi… jadi Bambu Runcing hanyalah sebuah filosofi yang artinya perjuangan kita harus seruncing bambu runcing…. (padahal kemarin sampe stress berusaha nyari kepanjangannya, tapi ga nemu)
Tante Rosmida: ooo gitu… (garuk-garuk)
Gue: iya, untuk nama bekennya ada lagi loh?
Tante Rosmida: apa itu, tante penasaran sampe gatel banget… oh gatel… (garuk-garuk ampe sedikit lecet, tapi teteup enak).
Gue: BBBBukan Bambu Biasa!!!!

Yeah, nama beken kelas gue itu BBB. walaupun gue ga pernah nonton film BBB (Bukan Binatang Beracun) bahkan berusaha untuk menurunkannya dari bioskop.

Kelas ini mayoritas adalah anak ROHIS 28, terutama laki-lakinya. perbedaan mencolok dengan kelas gue sebelumnya (XI IPA 3), salah satunya adalah:

XII IPA 2
"Anjing lo"
"eh jaga omongan lo, lidah lo akan menjadi saksi"

XI IPA 3
"Anjing lo"
"Bangsat! Tai…"
"Bapak lo…"
"Ah… ngepet"

Tapi, tanpa kata kasarpun, kelas gue yang sekarang ini tetep enak, temen-temennya ramah-ramah, walaupun temen sebangku gue kaya profesor gila. namanya Dede, orangnya pinter banget, tapi cukup mahir dalam menindas orang.

Daftar murid tertindas;
1. Fidiq atau Fijay, orang (yang diduga) India yang akhir-akhir ini namanya sering disebut-sebut BK (banci kaleng). karena tragedi terangsang disodok pencil. Jadi waktu itu si Banu (ahli wig) nyolok pensil ke pantatnya Fidiq via lubang kentut di kursi sekolah, Fidiq pun terangsang dan berteriak gemulai "aaaaih". Gue langsung menyimpulkan bahwa dibalik kejantanan Fidiq ternyata begitu…
selain itu,
"Fidiq, coba ngomong serrrpong"
"…."
"coba Dik, serrrrpong…"
"…."
"ayo"
"…."
"…."
"Se..pong"

dan

"Aghya… Aghya…!"  (memanggil Aria)
"apa?" (Aya menyahut)
"bukan lo! Aghya… Aghya…!" (perjuangan berat memanggil Aria)

Astaghfirullah, abis nulis blog ini gue harus langsung tobat.

2. Dirga si tukang nanya, di duga punya bulu dada, dan diduga pula bulu pantatnya padat. saat sedang pelajaran. Dirga minta makanan dari Amanda, tapi belum sempat makan, Dede and The Crew spontan teriak:
"Pak! Dirga makan Pak"
"(panik)
"Dirga makan apa Dirg?"
"(menyembunyikan makanan)
Gue sebagai orang cool si diem aja sambil berkata dalam hati "mampus lo… mampus lo…". Hahahaha… sumpah MT abis…

3. Fallery.
"Tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari akan menjadi tinggi, pucat dan loyo, disebutnya apa anak-anak?"
"Fallery…"
(gurunya pun ikut tertawa)
ya itu, Fallery disebut sebagai manusia Etiolasi. Etiolasi adalah istilah Biologi yang menggambarkan tumbuhan tinggi pucat dan loyo. Tapi emang gitu mau diapain lagi? selain itu, ia juga mempunyai sebutan BULDOG (Bule Depog).

4. Joko, si penghuni kandang nomer 26. Kalau Fallery Etiolasi karena kekurangan cahaya matahari. Joko sebaliknya, ia kematengan oleh sinar matahari.

5. Notto si lemot dan penuh luka. Hal paling konyol dari dia yaitu pada saat pelajaran Ibu Nuset (Ibunya Tantya, Tantenya Cha-Cha). Saat itu lagi pelajajaran Kimia, terus kelas diatas kelas gue berisik banget, kayanya pada loncat-loncatan, padahal diatas itu anak kelas X yang artinya masih anak-anak baru, bisa-bisanya mereka bertingkah.
Ibu Nurset: "Heh kamu yang ngantuk coba periksa keatas deh!"
Notto: (keluar kelas dan berjalan menuju kelas yang dimaksud)
Pelajaran berlangsung, sambil menunggu Notto, berharap membawa informasi penting, ga lama kemudian, suara lompat-lompatan dari atas jadi tambah kenceng, "jangan-jangan si Notto ikut-ikutan loncat-loncatan", pikir gue sambil berkeringat kecil. Selang beberapa menit, Notto kembali ke kelas.
Ibu Nurset: "Lagi pada ngapain sih?"
Notto: "Lagi main"
(tetep ada suara lompat-lompatan)
Ibu Nurset: "main apaan?"
Notto: "hm… main apa ya?" (mikir)
GUBRAK pertama!!!
Ibu Nurset: "pelajaran siapa sih?"
Notto: "ga ada gurunya"
Ibu Nurset: "Kenapa ga ditegur sih pada lompat-lompatan, bisa rubuh loh."
Notto: "loh, katanya cuma disuruh periksa" (tegas dan tolol)
GUBRAK kedua!!!
Ibu Nuset: "hm… ya udah, masih ngantuk ga?"
Notto: "hah? Pak Siranto?" (salah denger)
GUBRAK ketiga!!! REKOR BARU!!! dapet Payung Cantik!!!
Astaga, ni orang lemot banget! budek pula… tapi seru, jadi konyol deh kelas gue! sampe kaliatannya gurunya hampir bunuh diri menyaksikan ketololan muridnya itu.

6. Rizka, cewek kelas gue yang tertindas. sering dijuluki SHEMALE, FAMDOME (Female Domination) dan KEBEQ (penuh). kalau kurang jelas dengan SHEMALE dan FAMDOME, bisa anda search via Google atau mesin pencari yang lain.

7. Yudhita, dengan polos dan lugu teman-teman perempuannya menyatakan, "Yudhit kaya Dono ya, liat deh… liat deh, perhatiin mukanya…".