Canda Tawa Procesor
ini cerita gue waktu hari Rabu, saat diadakan upacara yang sempat membuat gue bingung, ternyata upacara memperingati HARDIKNAS. waktu itu gue berdiri di bawah matahari pagi dengan sedikit bercak merah di tangan kanan gue, terus terpintas dalam benak gue, "jangan-jangan gue sebenarnya… orang bule". setelah berpikir klu gue orang bule dan upacara usai, gue berjalan menaiki anak-anak tangga dalam keramaian daging-daging hidup berbau keringat. gue sempat liat ada poster coming soon 28 CUP, di poster ada gambar dua monyet. oh ini poster coming soon 28 CUP.
saat gue berjalan, ada beberapa ekor orang pinter jalan di depan gue yang ngomongnya pake "aku-kamu". gile, freak bgt… satu cowok setengah mateng, dua perempuan berjilbab, satu manusia robot.
tante Rahmida: "kenapa disebut manusia robot?"
gini tante, dia itu rata-rata rapornya 92,5. apa ga gila? hampir semua pelajaran diatas 90 kan berarti, terus dia seperti lupa dengan keadaan sekitar jika udah bertemu buku. tiap pagi sbelum bel di skul, dia selalu ngerjain latihan-latihan Matematika atau Fisika. tapi…
gue ngeliat dan mendengar dia bercanda dengan kawan-kawannya waktu lagi jalan di lantai 3… gini bunyinya.
robot: "eh… tadi aku liat muka kamu loh di poster 28 CUP"
jilbab 1: "yang mana? (tampang blo’on)"
co 1/2 mateng: "28 CUP?"
robot: "iya di poster 28 CUP yang ditempel-tempelin di mading"
jilbab 1: "oh gue belum liat"
jilbab 2: "iya belum liat. emang ada apa sih?"
robot: "ada gambar dua monyet, itu kamu kan"
jilbab 1: (tertawa terbahak-bahak).
jilbab 2: (tertawa terbahak-bahak).
co 1/2 mateng: (tertawa terbahak-bahak)
GUBRAK!!! gue ampe hampir jatuh dari lantai 3..
sepertinya bagi mereka amat menghibur, tapi ga apa-apa sih, dari pada bercandaan Akbar, Deni, Gama, Ikhsan yang bawa-bawa nama orang tua seperti: Mahoni (papa Farah atau si Vegetarian), Muzazin (papa Arina), Untoro (papa Chendy) dan Balarama (papa Akbar). moso di papan tulis ada gambar pohon, terus ada panahnya dengan tulisan "mahoni papanya …. ayo siapa bisa jawab?". terus candaan mereka lagi, "pantesan Farah ga makan daging, cuma makan daun. Papanya aja Mahoni...". farah bener…. eh maksud gue parah bener! Aduh dasar gue orang Banten yang cool.