Kangen Band
salah satu kewajiban gue klu lagi belanja adalah membeli mp3 bajakan dan dvd bajakan. pokoknya semua yang bajakan. dulu gue beli salah satu mp3 lokal yang isinya ada Indie Lampung, dari situ gue mulai kenal dengan yang namanya Kangen Band, dari nama band-nya sedikit aneh dan "menggoda", setelah gue denger salah satu lagunya yang berjudul Penantian Yang Tertunda, gue memutuskan untuk tidak menyukai band ini.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun belum berganti tahun. gue mulai terbiasa dengar lagu-lagu Kangen Band yang judulnya selalu ada kata "tentang" (Tentang Bintang, Tentang aku kamu dan dia). gue sempat berpikir, kenapa selalu ada tentang-nya ya? lagu-lagu yang lemah gemulai itu diputar hampir ditiap tempat (stasiun, toko mp3, warung, bahkan ringtone HP orang di angkot). hm… gawat band ini ternyata terkenal, sedikit bangga karena band ini dari Lampung, Lampung kan asal bokap gue.
dan gue dapet info dari gosip-gosip infotainment, ternyata band ini laku keras. banyak yang suka, katanya karena suaranya khas (memang khas), terus dari Lampung. ???. terus mereka ngomong "walaupun wajah kami ndeso, tetapi semoga aja rejeki kota". nah gue turut prihatin dari situ, karena…. semua orang tanpa sopan santun juga berbicara gitu.
contoh:
salah satu orang yang diwawancara
"iya, semangat ya Kangen Band, walaupun wajah ndeso rejeki kota" <– apa ini sopan?"
sampai-sampai pembawa acara gossip tersebut juga ngomong gitu
"iya Kangen Band, wajah ndeso rejeki kota" <– gak ada sopan-sopannya
coba deh pikir, misalnya kita bermaksud tidak sombong dengan bicara, "walaupun saya jelek, tapi saya orang baik". <– pasti kita akan menginginkan orang lain ngomong "ngga kok, lo gak jelek, jangan merendah gitu dong".
tapi gimana perasaannya jika temen-temen lo malah ngomong
"kita tetap mau jadi temen lo kok, walaupun lo jelek tapi lo baik".
terus guru lo juga ngomong
"ayo itu yang jelek tapi baik, maju kerjain no 5".
gak sopan kan klu gitu, dan perasaannya juga amat jengkel. niat merendah untuk tidak sombong kok malah digituin. ya, walaupun Kangen Band bukan band yang bersaing dalam hidup gue, tapi gue turut prihatin dengan kesopanan orang-orang Indonesia.
April 26th, 2007 at 8:24 am
banyak kok band2 berwajah pas2an berhasil contoh sebelumnya raja, nenek gw aje ampe geli sendiri ngeliat muka vokalisnya raja katanya muka “keras”, gmana kalo ngeliat kangen band..bisa2 kolaps die.