Ingatan Bodoh
Gue hari ini banyak mengingat hal-hal bodoh yang dikatakan temen gue, seperti pertanyaan Karina waktu pelajaran Biologi;
"Embi, lo illfeel ga klu istri lo zebra?"
"Maksudnya?"
"Iya, jadi misalnya istri lo item, tapi pas bajunya dibuka, badannya putih gitu, belang"
"Wah saya ga mau"
"Klu misalnya istri lo putih, tapi pas dibuka, badannya item?"
"Gubrak, mang bisa ya?! lebih ga mau lah!"
Kemudian omongan Denny yang gue rekam saat pelajaran Kewarganegaraan, diajar sama Bu Eliza.
"Coba siapa yang bisa berikan contoh hubungan keadilan dengan keterbukaan?"
"Contohnya, klu ibu buka baju kan adil, saya senang… ibu juga senang"
"Gubrak!"
Perlu diketahui, omongan itu cuma sekedar lelucon-lelucon pelan-pelan, ga didenger gurunya.
Terus ada lagi hal lucu saat pelajaran Komputer, ini juga ulah Denny, pokoknya tiba-tiba di komputer Pak Heru (Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang lagi masang LCD ke tembok, ada bacaan tentang perselingkuhan guru dengan murid gitu. Gue lupa bacaannya yang jelas ada kata-kata "Ah, kan saya malu Pak" dan "Jangan, nanti klu ketahuan istri saya, saya bisa dimarahin". Hahahahaha… Parah amath!
Terus tadi sebelum sholat Dzuhur, gue mau bikin lelucon-lelucon gitu tentang ekskur yang biasa ditulis-tulis di papan tulis, baru juga gue mau nulis tentang Rohkris langsung tersadar, pas nengok ke belakang, tiga orang anak Rohkris lagi duduk tenang memandang papan tulis, terus gue bilang "Eh… banyak anak Rohkris toh", mereka senyum-senyum aja.
Minggu ini gue lagi memfavoritkan sekali Miss Iin, guru mata pelajaran HL (Higher Learning), auranya lembut sekali. Dan Madam Anna juga baik banget, remedial Perancis gue banyak nilai kasiannya dan kata dia tuntas.