N71 Murah
Kemarin, akhirnya gue nemu lagi HP murah bagus pengganti Nokia 6620, gue beli Nokia N71 di Roxy Mas, 3G phone with Symbian. Tapi fisiknya ada luka-lukanya gitu dan gue masih bingung ngegunain menu-nya. Nokia tambah lama, tambah ribet menu-nya.
Gue nonton film Kuntilanak yang disutradarai Rizal Mantovani, gue nonton di Blok M Plaza yang penontonnya sangat norak, teriak-teriak, tepuk tangan, bersuara-suara so’ menyeramkan. Selain penontonnya bapuk, film ini juga bapuk banget, tingkat keseramannya cuma 0%, suasana terlalu berlebihan, kamera kaya video clip, tata suara jelek, akting aktornya kaku, cerita ga cerdas, hantu ga serem. Moso, kuntilanak yang legendanya make baju putih, rambut hitam panjang menjadi sosok nenek-nenek, kakinya kuda. Anehnya, ada adegan kuntilanak lewat jendela kaya make bokser, gubrak! Terus kuntilanak kakinya lentur udah kaya atlit, kukunya panjang, rambutnya putih. Aduh, itu mah bukan kuntilanak banget! Terus ada cewek mati karena kejeduk waktu kaget ngeliat kuntilanak. Kejeduknya pelan, darahnya berlebihan. Gila, gue nonton film ini sama temen gue komentar melulu, ga berhenti ngeritik. Kenapa Rizal jadi begini? Bukannya dia sukses sama film Jelangkung? Ntar deh gue bikin film Kecapi yang gue ceritanya alami. Hehehehehe. Amin.
November 18th, 2006 at 6:18 am
emby dr dulu memang orang yang aneh tapi cerdas.
itulah tnda2 org cerdas..mkny dy selalu mengomentari segala sesuatu yang ada di dunia. Dasar orang aneh!!!
gw cerdas ap as nonton kuntilanak ga ad kritik2ny karena gw sibuk tutup mata..hehehehe